REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Rosyid Nurul Hakiim*
Sabtu, 05 Mei 2012, 08:13 WIB
Sabtu, 05 Mei 2012, 08:13 WIB
LONDON -- Dubai dan London merupakan dua kota yang dianggap potensial untuk memajukan ekonomi syariah di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Pakar Ekonomi Syariah, Muhammad Syafii Antonio, dalam Seminar Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, Jumat (4/05).
Acara seminar tersebut terselenggara atas kerja sama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) United Kingdom, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) London, dan Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR). Seminar tersebut mengambil tema, Memperkuat Peran Keuangan Syariah dalam Pembangunan Perekonomian Indonesia: Peluang dan Tantangan Global.
Dalam seminar tersebut, Syafii melihat bahwa dengan menghubungkan Dubai, London dan Jakarta maka peningkatan investasi keuangan syariah diperkirakan dapat meningkat. Dubai menjadi kota tempat uang untuk investasi itu berasal, lalu Jakarta menjadi tempat tujuan investasi tersebut, kemudian London menjadi negara yang mengatur manajemen keuangannya. "Ini cinta segitiga London - Dubai - Jakarta," ujarnya.







