Showing posts with label Berita Budaya. Show all posts
Showing posts with label Berita Budaya. Show all posts

Saturday, August 11, 2012

Kalla: 8000 Rumah untuk Pengungsi Rohingya


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla mengungkapkan Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan pemerintah Myanmar sepakat untuk menyediakan 8.000 rumah bagi pengungsi Rohingya. Pengungsi Rohingya juga akan direlokasi dan direhabilitasi ke tempat yang lebih layak.
"OKI dan Myanmar sepakat untuk merehabilitasi korban dan merelokasi ke tempat yg lebih baik. Delapan ribu rumah akan dibangun bagi pengungsi Rohingya," ujar Jusuf Kalla di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, setibanya dari Myanmar, Sabtu (11/8/2012).
Kalla bertolak ke Myanmar setelah menghadiri pertemuan Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam pertemuan OKI tersebut diambil keputusan untuk mencari jalan keluar penyelesaian masalah muslim Rohingya di Myamar. Penyelesaian masalah tersebut tidak hanya menyangkut penyelesain dalam tempo dekat saja, namun juga yang akan datang agar permasalahan serupa tidak terulang

Thursday, August 2, 2012

Muslim Myanmar Sengsara

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK --Rabu, 01 Agustus 2012, 21:00 WIB
 Pasukan keamanan Myanmar dilaporkan menembaki warga muslim Rohingya serta melakukan perkosaan. Pasukan keamanan juga disebut tidak bertindak sama sekali ketika massa yang berseteru saling menyerang dalam aksi kekerasan sektarian belum lama ini. Hal ini dilaporkan oleh satu kelompok HAM Human Rights Watch (HRW).

"Pihak berwenang gagal melindungi warga Rohingya yang Muslim maupun warga Buddha dan kemudian terjadi aksi kekerasan yang tidak terkendalikan dan massa menangkap para warga Rohingya," kata kelompok HAM Human Rights Watch (HRW) yang bermarkas di New York dalam satu laporan.

HRW dalam laporannya mengatakan, kekejaman yang terjadi sudah sepatutnya mendapat reaksi cepat dan keras dari dunia Internasional. 

Masyarakat Islam Indonesia Dianggap Intoleransi

Minggu, 10 Juni 2012
Bagian kedua: Memahami "toleransi", HAM dan Agama
Menyambut Pidato Hasyim Muzadi. Catatan Seorang Warganegara Kepada Pemimpin Bangsa
Bagian kedua: Memahami “toleransi” , HAM dan Agama

Oleh Farsijana Adeney-Risakotta
Istilah yang muncul dalam konteks pidato KH Hasyim Muzadi adalah “toleransi” Islam di Indonesia dibandingkan di tempat lain di dalam Indonesia sendiri maupun di beberapa negera di dunia. Istilah toleransi dijelaskan untuk menangkal rekomendasi Dewan HAM PBB tentang intoleransi Indonesia terkait dengan kondisi sosial politik yang menyebabkan hak-hak dasar warganegaranya tidak terpenuhi.
Tentu saja bisa mengagetkan bagi Indonesia yang negaranya paling religis dan beragama mendapat teguran ini. Agama adalah segala-galanya bagi manusia Indonesia. Mengapa agama dengan capaian keutamaan ajarannya seolah-olah diragukan karena ternyata dampaknya menyebabkan keresahan ketidakdamaian bagi semua warganegara? Tiba-tiba di dalam masyarakat yang beragama ini terjadi serang menyerang sehingga